Skip to main content

Tahukah Kamu Mengapa Kita Menguap?

Menguap selalu identik dengan mengantuk, meskipun kajian akademis punya jawaban yang lebih ilmiah soal ini.
Tim peneliti Universitas Binghamton menyimpulkan bahwa menguap ada hubungannya dengan suhu di otak kita. Artinya, menguap berfungsi untuk “mendinginkan” otak kita.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzyouUjFwxKxCVaEug0DXj3szHJMPegMwplcYkL_C4GVI0EXYPTrf3VxW0AjMOAfj2_2Gjhop-U-DMkVGve871Zarry9CL1LxnYDmJ2L2l_D4wFjCV5ZHdSDkt5bwAPwAfJf7w-3ufczE/s1600/14.+menguap.jpg
Analoginya sebagai berikut: Otak kita bekerja seperti halnya komputer. Nah, komputer bisa beroperasi dengan efisien bila tetap dingin. Karena itulah dibutuhkan komponen seperti kipas, heatsink, agar komputer tidak cepat panas dan berhenti bekerja.
Demikian juga kerja otak, pemanasan yang terjadi lewat aktifitas berpikir dan bergerak membuat suhu di otak meningkat tajam. Menguap pun merupakan solusi untuk mengembalikan suhu yang stabil bagi aktifitas otak itu sendiri.
Menguap juga tampaknya menjadi bagian dari sebuah momen transisi dalam otak. Seperti misalnya pada periode sebelum tidur dan setelah bangun tidur. Kondisi seperti multiple sclerosis (melibatkan disfungsi thermoregulatory), migrain dan kejang epilepsi ditengarai juga menjadi penyebab serangan menguap yang berlebihan.
Lantas, mengapa menguap begitu mudah menular?

Para peneliti tersebut meyakini, kita sering ikut menguap bila melihat orang lain lebih dulu menguap sebagai mekanisme otomatis dan terkait dengan sugesti. Studi menunjukkan bahwa menguap juga menular mungkin terkait dengan kecenderungan ke arah empati; mencoba memahami sebuah berhubungan dengan orang lain.
Diperkirakan, 55% orang akan menguap dalam waktu lima menit setelah melihat orang lain menguap.
Uniknya, sebuah studi tahun 2007 menemukan bahwa anak-anak dengan gangguan spektrum autisme tidak meningkatkan frekuensi menguap setelah melihat video orang lain menguap. Hal ini mendukung klaim bahwa penularan dalam menguap berhubungan dengan kapasitas empatik.
Menguap Pada Hewan
Pada hewan, menguap dapat berfungsi sebagai sinyal peringatan. Charles Darwin, dalam bukunya The Expression of the Emotions in Man and Animals menulis bahwa babon menguap untuk mengancam musuh-musuh mereka (mungkin dengan menampilkan gigi taring besar)
Sejenis babi di Guinea juga menguap karena berhubungan dengan kemarahan. Hal ini sering disertai dengan gigi gemeletuk serta suara mendengkur
Lain lagi fungsi menguap pada penguin, hewan ini menguap sebagai bagian dari ritual pacaran mereka.
Sementara ular menguap untuk menyetel kembali rahang mereka setelah makan dan untuk alasan pernapasan.
Yang paling mendekati dengan kebiasaan manusia justru anjing. “Sahabat setia manusia” ini sering menguap setelah melihat manusia menguap.

Comments

Popular posts from this blog

5 Sungai Paling Berbahaya di Dunia

1. Sungai Amazon :daftar pertama dari atas adalah Sungai Amazon. Sungai Amazon yang terletak di Amerika Selatan adalah yang terbesar dan paling berbahaya di dunia sungai karena panjang, lebar dan volume tipis. Bertanggung jawab atas sekitar 20% dari sungai di dunia mengalir ke lautan. Karena dimensi yang luas, kadang-kadang disebut Sungai Laut. Hal ini sangat besar sehingga tidak ada dua titik yang dapat dilewati oleh sebuah jembatan. Hal ini lebih dari 150 meter . Selama musim banjir, Amazon melebar untuk menutup bank-bank dan pulau-pulau di tengah sungai. Sungai Amazon dikenal karena gelombang pasang tinggi juga Spoiler for Sungai Amazon : 2. Sungai Kongo : The Sungai Kongo, sebelumnya dikenal sebagai Sungai Zaire , adalah di Afrika Tengah Barat. Ini adalah Afrika yang paling kuat kedua sungai dan sungai yang paling produktif di dunia. Ini adalah sekitar 2992 mil panjang. Sungai adalah salah satu di antara yang berbahaya karena masih...

5 Manusia Terlama di Luar Angkasa

Luar angkasa adalah barang baru bagi manusia. Berbagai percobaan dan usaha dilakukan untuk mengetahui apakah manusia mampu bertahan hidup di kondisi ekstrim tersebut. Hasilnya, tak jarang ada manusia yang tinggal lama di luar angkasa. Berapa lama mereka bertahan? Inilah daftar manusia bumi yang memiliki waktu tinggal terlama di angkasa luar. 1. Valeri Polyakov Valeri Vladimirovich Polyakov dinyatakan sebagai orang paling lama berada di luar angkasa. Mantan astronot Rusia kelahiran 27 April 1942 ini mencatat waktu terlama tinggal di luar angkasa dalam sejarah manusia. Dia berada di stasiun luar angkasa Mir selama 437 hari 18 jam alias 14 bulan dalam satu perjalanan ke luar angkasa. Hal ini dikombinasikan dengan perjalanan lainnya ke luar angkasa, sehingga total dia berada di luar angkasa adalah lebih dari 22 bulan. Valeri sendiri terpilih sebagai astronot pada 1972. Dia terbang pertama kali ke luar bumi menggunakan Soyuz TM-6 pada 1988. Valeri kembali ke bumi menggu...

5 Pasukan Elit terkenal di Dunia

berikut adalah pasukan2 elit dari seluruh dunia jangan coba2 dengan mereka... Dalam suatu negara, Pasukan keamanan yang biasanya terdiri dari dari Tentara nasional dan polisi tak akan bisa mengatasi semua masalah keamanan yang terjadi di negara tersebut, apalagi jika masalah keamanan yang sedang dihadapi negara tersebut bersifat khusus atau sering disebut pasukan khusus (teroris,penyelundupan,dll). karna polisi dan tentara biasa biasanya hanya dilatih untuk menangani masalah yang bersifat universal. Oleh karna itu negara perlu membentuk suatu pasukan khusus yang hanya menangani satu sisi masalah keamanan, dan Hampir semua negara di dunia sudah mempunyai pasukan khusus, termasuk indonesia dengan kopasus dan densus 88 nya.         Baca Pasukan khusus malaysia ngakak gan Tapi tahukah anda 5 pasukan khusus yang dianggap terkuat di Dunia ? 1. England SAS (Special Air Service) Adalah resimen pasukan khusus dalam Angkatan Darat Ing...