Skip to main content

Hati-hati! Otak Lebih Mudah Merekam Kata-kata Negatif

alt
Sering sekali dalam belajar suatu bahasa kita lebih cepat hafal atau lebih cepat ingat dengan kata-kata yang berbau saru/porno atau kata-kata berbau negatif yang kasar, sebenarnya fenomena ini sering tidak kita sadari. Contoh dalam mempelajari bahasa sunda saya sangat ingat sekali dengan kata-kata Jurig, Bleguk atau bagong (bagong dalam bahasa pewayangan adalah punakawan anak semar tapi dalam bahasa sunda memiliki arti babi).
hal ini diketahui setelah University College London melakukan penelitian yang melibatkan 50 sukarelawan yang diminta untuk memandangi kata-kata dalam layar komputer.Kata-kata tersebut muncul dalam beberapa detik saja. Kemudian para partisipan diminta untuk mengingat dan menyebutkannya. Kepala penelitian Professor Nilli Lavie bercerita, kata-kata yang ada di dalam layar komputer terdiri atas kata-kata positif, seperti damai, bahagia, serta bunga.
Di antara kata-kata positif itu, kemudian diselipkan kata-kata negatif, seperti bunuh, sedih, dan ironi. Tapi tidak hanya kata-kata positif dan negatif yang ada, Lavie juga menyebutkan ada kata-kata netral di dalamnya, seperti kotak, teko, dan telinga.
Saat proses memilih kata-kata, partisipan diminta untuk mengklasifikasikan mana kata-kata positif, negatif, dan netral. Hasilnya, ternyata sebagian besar kata-kata yang klasifikasinya akurat adalah kata-kata negatif. jadi dapat disimpulkan Otak kita cenderung lebih banyak atau mudah utuk merekam kata-kata yang negatif.
Ketertarikan Lavie melakukan penelitian ini sebenarnya diawali dari begitu banyaknya spekulasi seputar kemampuan manusia untuk memproses informasi emosional secara tidak sadar, contohnya mimik wajah dan kata-kata.”Tapi dari penelitian ini, kita bisa memahami bahwa sebenarnya nilai-nilai emosional terekam dengan kuat dalam ‘perekam’ alam bawah sadar. Dan nilai emosional yang paling mudah dipanggil ulang adalah pesan-pesan negatif,” Lavie memaparkan.
Hal ini juga menunjukkan, betapa pada dasarnya manusia akan bereaksi sangat cepat terhadap informasi emosional. “Maka ketika kita melihat seseorang membawa pisau saat kita sedang mengendarai mobil di tengah hujan deras, secara cepat pesan yang dipanggil dalam kepala adalah ‘BAHAYA’,” Lavie menjelaskan sambil menyebutkan bahwa penelitiannya telah dipublikasi dalam jurnal emosional
Jadi dapat kita simpulkan bahwa kegiatan dari jiwa atau emosional seseorang sangat mempengaruhi dan merekam yang terjadi pada Otak (memori) manusia, jadi berhati-hatilah dengan emosi, kendalikan dan arahkan ke perbuatan-perbuatan positif!

Comments

Popular posts from this blog

5 Sungai Paling Berbahaya di Dunia

1. Sungai Amazon :daftar pertama dari atas adalah Sungai Amazon. Sungai Amazon yang terletak di Amerika Selatan adalah yang terbesar dan paling berbahaya di dunia sungai karena panjang, lebar dan volume tipis. Bertanggung jawab atas sekitar 20% dari sungai di dunia mengalir ke lautan. Karena dimensi yang luas, kadang-kadang disebut Sungai Laut. Hal ini sangat besar sehingga tidak ada dua titik yang dapat dilewati oleh sebuah jembatan. Hal ini lebih dari 150 meter . Selama musim banjir, Amazon melebar untuk menutup bank-bank dan pulau-pulau di tengah sungai. Sungai Amazon dikenal karena gelombang pasang tinggi juga Spoiler for Sungai Amazon : 2. Sungai Kongo : The Sungai Kongo, sebelumnya dikenal sebagai Sungai Zaire , adalah di Afrika Tengah Barat. Ini adalah Afrika yang paling kuat kedua sungai dan sungai yang paling produktif di dunia. Ini adalah sekitar 2992 mil panjang. Sungai adalah salah satu di antara yang berbahaya karena masih...

5 Manusia Terlama di Luar Angkasa

Luar angkasa adalah barang baru bagi manusia. Berbagai percobaan dan usaha dilakukan untuk mengetahui apakah manusia mampu bertahan hidup di kondisi ekstrim tersebut. Hasilnya, tak jarang ada manusia yang tinggal lama di luar angkasa. Berapa lama mereka bertahan? Inilah daftar manusia bumi yang memiliki waktu tinggal terlama di angkasa luar. 1. Valeri Polyakov Valeri Vladimirovich Polyakov dinyatakan sebagai orang paling lama berada di luar angkasa. Mantan astronot Rusia kelahiran 27 April 1942 ini mencatat waktu terlama tinggal di luar angkasa dalam sejarah manusia. Dia berada di stasiun luar angkasa Mir selama 437 hari 18 jam alias 14 bulan dalam satu perjalanan ke luar angkasa. Hal ini dikombinasikan dengan perjalanan lainnya ke luar angkasa, sehingga total dia berada di luar angkasa adalah lebih dari 22 bulan. Valeri sendiri terpilih sebagai astronot pada 1972. Dia terbang pertama kali ke luar bumi menggunakan Soyuz TM-6 pada 1988. Valeri kembali ke bumi menggu...

5 Produk Digital yang Gagal dan Berumur Pendek

Akhir-akhir ini, begitu banyak teknologi bermunculan. Perusahaan-perusahaan berbasis teknologi informasi mencurahkan dana jutaan bahkan milyaran dollar Amerika untuk mengembangkan berbagai produk era digital. Namun, siapa sangka produk-produk ini ternyata gagal di pasaran. Dari berbagai produk-produk yang gagal di pasaran, berikut lima produk terakhir yang ditarik karena tidak mampu menarik hati konsumen: 1. HP TouchPad (2011) HP TouchPad merupakan tablet HP pertama yang bersistem operasi WebOS. WebOS merupakan sistem operasi terkemuka untuk Palm pada 2010 dengan nilai penjualan 1,2 Milyar Dollar Amerika. HP Touchpad diluncurkan pada 9 Februari 2011 dan mulai dikapalkan 1 Juli 2011. Mereka berharap tablet ini mampu menjangkau pasar personal dan profesional. HP TouchPad (Sumber: palminfocenter.com,uniknya.com) Namun, pada 18 Agustus 2011 tablet ini tutup usia karena tidak mampu bersaing di pasaran. Touchpad juga dianggap berniat memisahkan diri dari bis...